Pelajari cara mengatasi kolik bayi dengan teknik pijat, perubahan posisi, dan perawatan ASI yang terbukti efektif untuk menenangkan bayi menangis terus.
1 minggu lalu · Buibu
Bagi orang tua baru, mendengarkan bayi menangis terus-menerus tanpa diketahui sebabnya memang mengkhawatirkan. Salah satu kondisi umum yang sering dialami bayi baru lahir adalah kolik. Kolik infantil adalah suatu kondisi ketika bayi menangis secara berkepanjangan tanpa alasan yang jelas, yang umumnya terjadi pada bayi berusia 2 minggu hingga 4 bulan.
Bayi bisa dikatakan mengalami kolik saat ia menangis minimal 3 jam sehari, dan terjadi minimal 3 hari dalam seminggu, tanpa adanya penyebab fisik yang jelas. Penting untuk diingat bahwa kondisi ini dapat terjadi meskipun bayi telah diberikan asupan secara teratur dan sehat.
Meskipun penyebab pasti kolik belum sepenuhnya diketahui, ada beberapa faktor yang diduga memicu kondisi ini:
Masalah pencernaan sering terjadi pada bayi karena kondisi pencernaan bayi pada usia satu bulan pertama masih dalam masa adaptasi, saat itu pencernaannya belum berfungsi sempurna sehingga membuat rasa tidak nyaman pada perutnya. Ketidaknyamanan ini kemudian memicu tangisan yang berkepanjangan.
Masalah lingkungan juga bisa jadi faktor bayi mengalami kolik, misalnya, karena suhu ruangan terlalu dingin atau terlalu panas. Bayi sangat sensitif terhadap perubahan suhu di sekitarnya.
Proses menyusui juga berpengaruh, seperti pelekatannya tidak pas sehingga banyak udara yang masuk melalui mulut bayi.
Berikut adalah beberapa metode terbukti yang dapat Ibu lakukan di rumah untuk menenangkan bayi saat mengalami kolik:
Salah satu cara yang harus dilakukan ketika anak terus menangis akibat kolik adalah menggerakkan kakinya dan ditekuk ke arah lutut secara bersamaan sebanyak 30 kali, selanjutnya lakukan gerakan seperti mengayuh sepeda, maksimalkan sampai ke arah perut, dan lakukan juga pijatan dengan menggunakan minyak telon.
Teknik pemijatan lainnya yang efektif: Melakukan gerakan huruf I, L, dan U secara terbalik sebanyak 30 kali searah jarum jam. Gerakan ini penting karena sesuai dengan arah aliran pencernaan bayi.
Kolik pada bayi dapat diredakan dengan memastikan bayi mendapat ASI secara tuntas, yang berarti meliputi foremilk dan hindmilk, dengan memberikan bayi ASI dari salah satu payudara hingga terasa habis, baru kemudian berhenti menyusui atau berpindah ke payudara lainnya.
Jangan lupa: Memastikan pelekatan yang baik saat menyusui serta memberikan ASI sesering mungkin agar bayi tidak menangis terlalu lama.
Gas yang terjebak dapat menjadi salah satu sebabnya, maka dari itu, cobalah untuk mengeluarkan gas dari perutnya dengan membuat bayi bersendawa. Langkah ini sangat penting karena gas yang terjebak menyebabkan ketidaknyamanan.
Rasa nyaman ini bisa didapatkan dengan memposisikan bayi tidur telungkup atau sedikit meringkuk ke samping sambil Ibu berada di sampingnya untuk menenangkan tangisannya.
Membedong bayi cukup efektif untuk membuat bayi merasa nyaman, bayi yang dibedong akan merasa hangat dan lebih mudah tertidur dengan kondisi terbungkus kain lembut.
Buat suasana tenang untuk membuat bayi merasa nyaman dengan mengurangi cahaya terang, berbicara dengan volume suara pelan, dan menghindari sumber suara lain sebisa mungkin.
Tanda kolik pada bayi yang umum terlihat adalah menangis atau rewel selama beberapa jam sehari, tanpa alasan yang jelas, bayi yang mengalami kolik sering menangis, terutama dari jam 6 sore sampai tengah malam. Ciri-ciri lain termasuk:
Jika tangisan bayi berlangsung lama (lebih dari 1 jam), sulit dihentikan, dan disertai gejala lain seperti demam, muntah berlebihan, atau bayi tampak kesakitan ekstrem, jangan ragu untuk segera mencari bantuan medis.
Berita baik untuk Ibu: Kolik ini hanya bertahan hingga si Kecil mencapai usia 4 bulan. Seiring bertambahnya usia bayi, sistem pencernaannya akan matang dan kolik akan berkurang dengan sendirinya.
Ibu tidak perlu merasa sendirian dalam menghadapi kolik bayi. Dengan memahami penyebab dan menerapkan teknik-teknik praktis yang telah terbukti efektif, Ibu dapat membantu bayi merasa lebih nyaman dan meredakan tangisan yang berkepanjangan. Kesabaran dan konsistensi dalam menerapkan metode-metode tersebut adalah kunci kesuksesan mengatasi kolik pada bayi.